Kamis, 24 Februari 2011

MENENTUKAN IDE POKOK DARI BERBAGAI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF

MENENTUKAN IDE POKOK DARI BERBAGAI POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF

Untuk menentukan kalimat utama atau gagasan pokok (ide pokok) paragraf, terlebih dahulu harus memahami teknik dan pola pengembangan paragraf.

Secara umum ada 4 (empat) pola pengembangan paragraf

  1. Deduktif (khusus-umum)
  2. Induktif (Umum-khusus)
  3. Campuran (umum-khusus-umum)
  4. deskriptif

Pola Pengembangan Deduktif

Deduktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi gagasan utama dan diakhiri dengan kalimat yang berisi gagasan penjelas.

Pola pengembangan induktif

Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi gagasan penjelas dan diikuti gagasan utama berupa kesimpulan.

Pola pengembangan campuran

Paragraf yang gagsan utama atau kalimat utama berada di awal paragraf diikuti dengan gagasan penjelas (gagasan-gagasan khusus) sebagai rincian penjelas. Namun, sebelum paragraf ditutup, gagasan penting yang disebutkan di awal paragraf dipertegas kembali di akhir paragraf berupa kesimpulan.

Pola pengembangan deskriptif

Paragraf yang menampilkan secara mendetail dari suatu hal, kejadian, atau peristiwa secara faktual apa adanya. Kalimat utama merata berada dalam seluruh isi paragraf (tidak ditentukan secara jelas keberadaan kalimat utama).

Menentukan teknik penguraian gagasan dengan memperhatikan hubungan makna dalam paragraf

Ø Klimaks-antiklimaks

Ø Pertentangan-perbandingan

Ø Analogi (persamaan sistematis)

Ø Proses

Ø Contoh

Ø Sebab-akibat/akibat-sebab

Ø Klasifikasi

Ø Definisi luas

Ø Klimaks-antiklimaks

Klimaks yaitu suatu gagasan utama mula-mula yang diperinci dengan sebuah gagasan bawahan yang dianggap paling rendah kedukdukannya, kemudian berangsur-angsur disusun dengan sebuh gagasan lain hingga ke gagasan yang paling tinggi kedudukannya atau kepentingannya. Dengan kata lain, gagasan-gagasan bawahan disusun sekian macam sehingga gagasan-gagasan berikutnya lebih tinggi kepentingannya dari gagasan sebelumnya.

Variasi gagasan dari klimaks adalah anti-klimaks, yaitu menulis mulai dari suatu gagasan atau tema yang dianggap paling tinggi kedudukannya, kemudian perlahan-lahan menurun melalui gagasan-gagasan yang lebih rendah.

Ø Pertentangan-perbandingan

perbandingan dan pertentangan adalah suatu suatu cara dimana pengarang menunjukkan kesamaan atau perbedaan antara dua orang, obyek atau gagasan dengan bertolak dari segi-segi tertentu.

Ø kata-kata berikut sebagai penanda hubungan yaitu:
1. Penanda hubungan pertentangan : namun, tetapi, sedangkan, melainkan, walaupun begitu, kendati, kendatipun demikian, akan tetapi, sekalipun, sungguhpun, walau, dan padahal.
2. Penanda hubungan perbandingan : daripada, seperti, sebagaimana, bagai, seakan-akan, seolah-olah, seumpama, serasa, sama halnya, dan berbeda dengan.

Ø analogi

Analogi adalah bentuk pengungkapan suatu objek yang dijelaskan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan. Biasanya, pengembangan anlogi dilakukan dengan bantuan kiasan. Kata-kata yang digunakannya yaitu ibaratnya, seperti, dan bagaikan.

Ø proses

Tidak terdapat kalimat utama pikiran utama tersirat dalam kalimat-kalimat penjelas memaparkan urutan suatu kejadian atau proses, meliputi waktu, ruang, klimaks, antiklimaks.

Ø Contoh

Kata seperti, misalnya, contohnya, dan lain-lain adalah ungkapan-ungkapan dalam pengembangan dalam mengembangkan paragraf dengan contoh.

Ø Sebab akibat

Pengembangan paragraf dengan cara sebab akibat dilakukan jika menerangkan suatu kejadian, baik dari segi penyebab maupun dari segi akibat. Ungkapan yang digunakan yaitu padahal, akibatnya, oleh karena itu dan karena.

Ø Klasifikasi

Cara klasifikasi adalah pengembangan paragraf melalui pengelompokkan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Kata-kata atau ungkapan yang lazim digunakan yaitu dibagi menjadi, digolongkan menjadi, terbagi menjadi, dan mengklasifikasikan.

Ø Definisi luas

Adalah, yaitu, ialah, merupakan adalah kata-kata yang digunakan dalam mengembangkan paragraf dengan cara definisi.

Ø Uji Kompetensi

  1. Identifikasi kalimat utama tiap paragraf
  2. Identifikasi gagasan pokok tiap paragraf
  3. Tentukan pola pengembangan tiap paragraf
  4. Tentukan hubungan makna tiap paragraf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentar